Senin, September 21, 2009

COMMITMENT - Kepada Pelayanan / Body of Christ

Tujuan:
1. Untuk mengembangkan gereja: Gereja yang sehat adalah gereja yang jemaatnya giat melayani (berkomitmen dalam pelayanan). Jadi, salah satu tujuan komitmen dalam pelayanan adalah untuk mengembangkan gereja semaksimal mungkin.
2. Untuk memperlancar pelayanan: Komitmen kepada pelayanan membuat pelayanan itu berjalan dengan lancar, sebab dengan komitmen segala tugas dan tanggung jawab yang sudah dibagikan pasti ada yang melakukan. Komitmen juga membuat rekan kerja dapat bekerja dengan lebih efektif.

Hal-hal yang perlu komitmen:
1. Mencari tahu karunia kita dan mengembangkannya: Kita perlu berkomitmen di dalam menggali karunia rohani kita, lalu mengembangkannya dengan memakainya di dalam pelayanan. Ini perlu sebab kita bisa efektif kalau kita memakai karunia kita. Proses ini bukan proses satu kali saja tetapi berkala, sebab dengan memakai karunia kita, Tuhan juga dapat menambahkan karunia lainnya kepada kita untuk kita temukan dan pakai.
2. Lebih menyerupai Kristus: Kita perlu berkomitmen untuk bertumbuh agar lebih menyerupai Tuhan Yesus. Ini berarti komitmen/disiplin diri untuk mengubah sifat jelek, keinginan lama/daging, dll. Juga berarti komitmen untuk lebih mengenal Allah, baca/renungkan/hafal Alkitab, berdoa, dll. Dengan komitmen ini, kita bisa berubah dan mampu melayani dengan lebih efektif lagi.
3. Menyisihkan waktu untuk melayani: Perlu kerelaan untuk memberikan waktu untuk melayani. Misalnya, tiap Sabtu dan Minggu adalah untuk pelayanan di gereja dan persiapannya, Selasa sore untuk visitasi, dll. Ini akan mendorong kita untuk selalu melayani dengan setia, sehingga pelayanan gereja dapat berjalan dengan lancar.
4. Melayani dengan sungguh: Perlu berkomitmen untuk sungguh-­sungguh melayani, bukan asal sibuk saja. Ini berarti turut berpikir, bekerja, dan memberikan kritik membangun, bukan asal kritik. Juga berarti memberikan prioritas yang cukup tinggi di dalam kegiatan ini dan pencapaian dari tujuan/misi/visinya. Dengan demikian pelayanan dapat mencapai hasil yang maksimal.
5. Bekerja sama/melayani rekan kerja: Perlu kerelaan untuk bekerja sama dengan rekan kerja dan menolong rekan yang kesulitan. Ini berarti kita tidak cuma pikirkan tugas sendiri tanpa memperhatikan kesulitan orang lain, walaupun tugas kita sendiri punya prioritas lebih tinggi. Kalau ada rekan yang sedang butuh bantuan, kita perlu juga membantu. Tapi jangan sampai rekan itu (atau akhirnya kita juga) take for granted akan kerelaan membantu ini. Ini juga berarti komitmen untuk setia dan mengikuti pemimpin pelayanan kita; tapi ini bukan berarti kita buta terhadap kesalahan pemimpin kita, melainkan kita juga harus turut membangun pemimpin itu. Dengan komitmen ini, kita dapat menciptakan environment pelayanan yang baik/harmonis sehingga pelayanan dapat dilakukan dengan efektif.


Catatan: Tulisan ini saya tulis ketika melayani di GKI Lake Avenue, Pasadena, USA

Tidak ada komentar: