Jumat, November 06, 2009

DOKTRIN - Bagian 2

Keempat golongan doktrin di atas disusun dari yang paling penting ke yang tidak penting. Essential doctrines harus dipegang oleh setiap orang yang mengaku sebagai orang Kristen, karena mereka menyangkut ajaran-ajaran pokok dari Alkitab - mengenai Allah, Juruselamat kita Yesus Kristus dan karya keselamatan bagi kita. Cardinal doctrines adalah doktrin-doktrin yang penting, tetapi seorang dapatlah juga Kristen jikalau tidak menerima beberapa dari doktrin kardinal, misalnya tidak sependapat dengan pandangan yang mainstream. Tertiary (third order) doctrines lebih rendah lagi prioritasnya. Kebanyakan orang Kristen tidak setuju satu dengan yang lain. Bahkan inilah yang banyak membuat denominasi. Sedangkan peripheral doctrines adalah ajaran-ajaran sampingan yang tidak penting.

Seperti yang telah dikatakan di atas, umat Kristen yang sejati harus memegang kelima doktrin dasar (essential doctrines) - ini tidak dapat ditawar. Tetapi untuk doktrin-doktrin lainnya, umat Kristen dapat "setuju untuk tidak setuju" dan tetap adalah Kristen. Pembedaan denominasi yang didasarkan pada doktrin tingkat tiga (tertiary doctrines) tidak menandakan perpecahan dalam dunia ke-Kristen-an, karena semua denominasi ini, walaupun berbeda pendapat dalam doktrin-doktrin ini, tetap bersatu dalam doktrin-doktrin dasar, sehingga semua tetap orang Kristen. Pembedaan denominasi, dll itu lebih merupakan variasi dalam dunia Kristen, bukan perpecahan.

Masalahnya, sering kali orang Kristen tidak menyadari tingkatan prioritas doktrin dan kepercayaan Kristen. Akibatnya, ketika ada orang yang berbeda pandangan dengan kita, lalu kita menyatakan dia salah, kurang sempurna atau bukan Kristen sejati. Mestinya kita lihat dulu, perbedaan dalam doktrin yang mana yang terjadi. Kalau memang berbeda dalam doktrin dasar (misalnya dengan ajaran-ajaran sesat seperti Mormonisme, Saksi Jehovah, dll), maka memanglah mereka yang tidak memegang doktrin dasar adalah sesat. Tetapi jikalau terjadi perbedaan pendapat dalam doktrin-doktrin lainnya, kita tidak boleh menghakimi mereka bahwa mereka jauh dari Allah - mereka tetap saudara kita dalam Kristus.


Bersambung ke bagian 3

Tidak ada komentar: