Banyak orang Kristen menganggap bahwa pelayanan yang berhubungan dengan gereja adalah tugas dari gembala jemaat, majelis gereja, atau pengurus saja. Mereka berpendapat bahwa sekelompok orang ini berkewajiban untuk menyambut pengunjung kebaktian yang baru, menelepon orang yang sudah lama tidak kelihatan, pergi berkunjung, dan lain sebagainya, sedangkan mereka hanya datang setiap minggu, duduk mengikuti ibadah, lalu pulang ke rumah masing-masing. Apakah sikap seperti ini benar? Dapatkah gereja Tuhan berkembang dengan pesat jikalau jemaatnya mempunyai mentalitas seperti ini? Bagaimanakah prinsip Alkitab mengenai masalah ini? Menurut Peter Wagner, seorang ahli dalam hal perkembangan gereja, sebuah gereja dapat berkembang dengan pesat jikalau gembala dan jemaatnya memegang peranan mereka yang seharusnya. Apakah peranan pendeta dan jemaat? Peranan pendeta dan aparat gereja adalah sebagai pelengkap, sesuai dengan Surat Efesus 4:12. Maksudnya, mereka memperlengkapi anggota jemaat yang lainnya supaya jemaat dapat melayani dengan benar dan baik. Peranan setiap anggota jemaat adalah melayani. Maksudnya, merekalah yang seharusnya memegang pelbagai pelayanan yang ada di dalam gereja demi pembangunan tubuh Kristus, sesuai dengan bagian terakhir dari Efesus 4:12. Jikalau pembagian peranan ini dilakukan dengan baik, maka gereja Tuhan dapat berkembang dengan sangat pesat. Apakah kata Alkitab tentang hal ini? Di dalam I Korintus 12, Rasul Paulus menyamakan jemaat Tuhan dengan tubuh manusia. Beliau menguraikan bahwa tubuh kita mempunyai berbagai macam anggota, misalnya kaki, tangan, telinga, mata, dan lain sebagainya. Semua bagian ini mempunyai fungsinya masing-masing. Mereka harus bekerja dengan normal supaya tubuh kita sehat. Jikalau salah satu saja tidak bekerja seperti yang seharusnya, seluruh tubuh kita akan menderita. Kemudian, Rasul Paulus menulis,"Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya." (I Korintus 12:27). Kalimat ini menyatakan bahwa kita semua, sebagai anggota gereja, adalah seumpama anggota-anggota sebuah tubuh. Kita masing-masing mempunyai fungsi di dalam gereja. Dan sebagaimana anggota-anggota tubuh harus aktif bekerja demi tubuh yang sehat, demikian juga setiap anggota jemaat harus aktif melayani demi pembangunan tubuh Kristus. Jikalau kita menanggungkan semua pelayanan kepada sekelompok orang saja, maka gereja kita tidak akan menjadi sehat. Sekarang, bagaimanakah kita sebagai jemaat dapat melayani? Rasul Paulus, di dalam I Korintus 12 juga, menyatakan bahwa setiap dari pada kita sudah Tuhan anugerahi pelbagai karunia. Ada yang mempunyai karunia untuk berkata-kata dengan hikmat atau pengetahuan, karunia mengajar, karunia penyembuhan, dan lain-lain. Dengan memakai karunia kita masing-masing, kita dapat melayani Tuhan dengan efektif. Jadi sekarang, kita perlu menganalisa diri kita sendiri supaya kita tahu karunia apa saja yang Tuhan sudah percayakan kepada kita. Sesudah itu, kita harus bersedia untuk memakai anugerah Tuhan ini, bersama dengan jemaat yang lainnya mengambil bagian di dalam pelayanan gereja. Marilah kita mulai melihat gereja kita. Apakah gereja ini adalah gereja yang sehat dan berkembang? Marilah kita menilai diri kita sendiri. Apakah kita, sebagai anggota jemaat, sedang memakai karunia kita dan melayani dengan aktif? Ingatlah bahwa gereja yang sehat adalah gereja di mana pelbagai pelayanan dipegang oleh anggota jemaat, bukan oleh sekelompok orang saja. Gembala jemaat berfungsi untuk memperlengkapi dan anggota jemaat berfungsi untuk melayani. Marilah kita mulai mencari tahu karunia yang kita miliki, lalu bersama-sama kita membangun tubuh Kristus dengan giat. Jikalau semua jemaat turun ke lapangan pelayanan, niscaya gereja kita akan berkembang dan nama Tuhan akan ditinggikan. Catatan: Saya tidak ingat kapan artikel ini ditulis.
Sabtu, Januari 19, 2008
JEMAAT YANG MELAYANI
Diposting oleh
Josh
di
22.43
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar